Loading...

DETAIL BERITA

  • HOME
  • DETAIL BERITA
News Image
LombokSosmed, Dirilis pada:30 Agu 2026, 14:50 / 0 Komentar

POTENSI LAUT DESA PAREMAS LOMBOK TIMUR, DARI LIMBAH KEPITING HINGGA PELUANG EKONOMI BARU

LOMBOK TIMUR – Potensi sumber daya pesisir di Desa Paremas, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, menyimpan peluang besar untuk menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Tidak hanya mengandalkan hasil tangkapan dan penjualan bahan mentah, masyarakat mulai melihat potensi laut sebagai sumber produk bernilai tambah.

Salah satu peluang yang berkembang adalah pemanfaatan hasil dan limbah perikanan menjadi produk olahan. Desa Paremas sebagai kawasan pesisir memiliki aktivitas perikanan yang cukup besar, termasuk menghasilkan limbah cangkang kepiting yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara maksimal.

Kini, potensi tersebut mulai dikembangkan menjadi produk pangan bernilai ekonomi. Limbah cangkang kepiting yang sebelumnya dianggap tidak memiliki nilai jual mulai dilirik sebagai bahan baku produk olahan, membuka peluang baru bagi masyarakat dan pelaku UMKM di desa.

Dari Laut Bukan Sekadar Bahan Mentah

Potensi ekonomi sebuah desa tidak selalu harus dimulai dari sumber daya baru. Di Paremas, peluang justru dapat tumbuh dari apa yang selama ini tersedia di lingkungan masyarakat.

Hasil laut yang sebelumnya dijual dalam bentuk mentah memiliki nilai ekonomi terbatas. Namun, melalui inovasi pengolahan, bahan baku lokal dapat berubah menjadi produk dengan nilai jual yang lebih tinggi.

Konsep inilah yang menjadi penting bagi pengembangan ekonomi desa. Ketika masyarakat mampu melakukan proses pengolahan, pengemasan hingga pemasaran sendiri, maka nilai ekonomi tidak hanya berhenti pada sektor produksi bahan mentah, tetapi dapat berputar lebih lama di tingkat desa.

Potensi tersebut juga membuka peluang bagi kelompok perempuan, ibu rumah tangga dan generasi muda untuk terlibat dalam kegiatan ekonomi produktif.

Membuka Lapangan Usaha dari Potensi Lokal

Pengembangan produk olahan berbasis sumber daya pesisir berpotensi memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi Desa Paremas.

Selain menciptakan produk baru, kegiatan pengolahan juga membutuhkan tenaga kerja dalam berbagai tahapan, mulai dari pengumpulan bahan baku, produksi, pengemasan, pemasaran hingga distribusi.

Dengan demikian, satu potensi lokal dapat melahirkan rantai ekonomi baru.

Masyarakat tidak hanya berperan sebagai pencari atau penjual bahan mentah, tetapi juga dapat menjadi produsen produk jadi yang memiliki nilai jual lebih tinggi.

Dari Limbah Menjadi Produk Bernilai

Pemanfaatan cangkang kepiting memiliki manfaat ekonomi sekaligus lingkungan.

Limbah hasil aktivitas perikanan yang sebelumnya berpotensi menumpuk dapat dimanfaatkan kembali menjadi bahan baku produk olahan. Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa sesuatu yang sebelumnya dianggap sebagai limbah dapat berubah menjadi peluang usaha apabila didukung inovasi dan keterampilan masyarakat.

Pengolahan sumber daya lokal seperti ini juga dapat menjadi salah satu jalan bagi masyarakat desa untuk menciptakan usaha rumah tangga yang berkelanjutan.

Produk olahan yang dihasilkan tidak hanya memiliki potensi sebagai makanan untuk konsumsi lokal, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi produk khas daerah dan oleh-oleh.

Peluang Produk Desa Menembus Pasar Lebih Luas

Potensi produk lokal Desa Paremas memiliki peluang untuk berkembang tidak hanya di pasar sekitar Lombok Timur.

Dengan kualitas produk yang baik, kemasan menarik, identitas merek yang kuat dan strategi pemasaran digital, produk olahan desa berpeluang menjangkau pasar yang lebih luas.

Saat ini, konsumen juga semakin tertarik pada produk lokal yang memiliki keunikan, cerita dan identitas daerah.

Produk yang lahir dari potensi pesisir dapat membawa nama Desa Paremas lebih dikenal sebagai desa yang mampu mengembangkan sumber daya lokal menjadi produk bernilai ekonomi.

Potensi Besar untuk Ekonomi Desa

Pengembangan UMKM berbasis sumber daya lokal dapat menjadi salah satu strategi penting dalam memperkuat ekonomi Desa Paremas.

Apabila dikembangkan secara berkelanjutan, potensi pesisir dapat menciptakan berbagai peluang usaha baru, mulai dari produk olahan hasil perikanan, pemanfaatan limbah perikanan, usaha makanan dan oleh-oleh khas desa, industri rumah tangga, pengemasan dan branding produk hingga pemasaran digital.

Potensi tersebut menunjukkan bahwa desa tidak hanya menjadi tempat produksi bahan mentah, tetapi juga dapat berkembang menjadi pusat pengolahan dan penciptaan produk bernilai tambah.

Kolaborasi Jadi Kunci

Agar potensi Desa Paremas dapat berkembang lebih besar, diperlukan kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, pemerintah daerah, perguruan tinggi dan pelaku UMKM.

Pelatihan keterampilan perlu diikuti dengan pendampingan usaha yang berkelanjutan. Produk yang sudah mampu diproduksi masyarakat juga membutuhkan dukungan dalam aspek kualitas, keamanan pangan, legalitas, kemasan, branding dan pemasaran.

Dengan dukungan yang tepat, potensi laut Desa Paremas dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Dari laut hingga ke meja konsumen, nilai ekonomi sebenarnya dapat diciptakan di desa.

Paremas memiliki peluang besar untuk membuktikan bahwa potensi lokal, inovasi dan kreativitas masyarakat dapat menjadi kekuatan baru dalam membangun ekonomi dari desa.


0 Comments:

  1. No comments yet. Be the first to comment!

Berikan Komentar