Loading...

DETAIL BERITA

  • HOME
  • DETAIL BERITA
News Image
LombokSosmed, Dirilis pada:05 Sep 2026, 18:33 / 0 Komentar

Amaq Bahar Viral di CFN Lombok Barat, Goyangan Slomow Sasak Bikin Warga Ikut Berjoget

LOMBOK BARAT – Suasana Car Free Night (CFN) di kawasan Giri Menang Park, Gerung, Lombok Barat, kembali menjadi perhatian warganet. Kali ini, bukan hanya kemeriahan acara dan aktivitas para pelaku UMKM yang menjadi sorotan, tetapi aksi seorang pria yang dikenal dengan sebutan Amaq Bahar.

Aksi Amaq Bahar saat berjoget mengikuti irama musik Sasak terekam dalam video yang kemudian beredar di media sosial. Gerakannya yang santai, ekspresif dan terlihat percaya diri di tengah keramaian CFN membuat video tersebut menarik perhatian pengguna media sosial.

Dalam video yang beredar, Amaq Bahar terlihat mengenakan kemeja putih dengan kain khas Sasak yang dililitkan di bagian pinggang. Ia berjoget di tengah kerumunan pengunjung, mengikuti irama musik, sementara sejumlah warga di sekitarnya turut menikmati suasana.

Momen tersebut kemudian dikaitkan dengan tren “Slomow Sasak” yang belakangan ramai digunakan dalam berbagai konten media sosial.

Salah satu konten yang memperlihatkan aksi tersebut diunggah oleh akun Dedy Ramdani. Dalam unggahannya pada Agustus 2026, aksi Amaq Bahar disebut tampil dengan “aura slomow” dan menarik perhatian pengguna media sosial.

Unggahan lainnya juga memperlihatkan Amaq Bahar tampil dalam suasana CFN bersama warga. Potongan video tersebut kemudian menjadi bahan perbincangan dan dibagikan kembali oleh pengguna media sosial.

Fenomena ini menarik karena memperlihatkan bagaimana hiburan sederhana di ruang publik dapat berubah menjadi konten yang menarik perhatian luas setelah direkam dan dibagikan ke media sosial.

CFN sendiri merupakan agenda akhir pekan yang telah menjadi salah satu ruang hiburan masyarakat di Lombok Barat. Kegiatan tersebut juga menjadi tempat bagi pelaku UMKM untuk berjualan sekaligus menjadi ruang bagi masyarakat menikmati kuliner, musik dan berbagai pertunjukan.

Pemerintah Kabupaten Lombok Barat sebelumnya menyebut CFN sebagai salah satu kegiatan yang mampu menghidupkan aktivitas masyarakat dan perekonomian di kawasan Gerung. Kegiatan CFN bahkan telah menarik ribuan pengunjung dalam sejumlah pelaksanaannya.

Pada 2025, pemerintah daerah mencatat CFN mampu menarik ribuan masyarakat dan memberikan dampak positif terhadap pelaku UMKM. Sementara pada 2026, kegiatan tersebut terus berlangsung dan semakin ramai dikunjungi masyarakat.

Tidak hanya pemerintah, pelaku UMKM juga merasakan dampaknya. Sejumlah pemberitaan menyebut pedagang di kawasan CFN dan CFD Lombok Barat mampu memperoleh omzet hingga jutaan rupiah dalam satu hari ketika pengunjung ramai.

Di tengah suasana tersebut, kemunculan Amaq Bahar dengan gaya jogetnya justru menjadi warna tersendiri.

Bagi sebagian warga, aksi tersebut mungkin terlihat sederhana. Namun di era media sosial, momen spontan seperti ini dapat dengan cepat menjadi tontonan yang menghibur dan menarik perhatian banyak orang.

Nama “Amaq Bahar” sendiri juga tengah muncul dalam berbagai konten yang menggunakan atau membahas lagu Sasak “Ampok Merarik (Amaq Bahar Inak Bahar)”. Lagu dan berbagai versi cover-nya terlihat mendapat perhatian di platform digital sepanjang 2026.

Meski demikian, hingga berita ini ditulis belum ditemukan informasi resmi yang menjelaskan secara lengkap mengenai identitas pribadi Amaq Bahar yang tampil dalam video CFN tersebut. Karena itu, informasi mengenai pekerjaan, asal daerah, maupun latar belakang pribadinya belum dapat dipastikan.

Yang jelas, aksi Amaq Bahar di tengah keramaian CFN Lombok Barat telah menjadi salah satu momen yang menarik perhatian warganet.

Fenomena tersebut sekaligus menunjukkan bahwa CFN tidak hanya menjadi tempat masyarakat berburu kuliner dan menikmati malam akhir pekan, tetapi juga menjadi ruang lahirnya berbagai momen spontan yang kemudian hidup di media sosial.

Kini, banyak warganet penasaran dengan sosok Amaq Bahar.

Siapa sebenarnya Amaq Bahar?

Apakah aksinya di CFN tersebut memang spontan, atau sudah menjadi gaya khasnya ketika menikmati musik Sasak?

Pertanyaan tersebut justru membuat sosok Amaq Bahar semakin menarik perhatian di media sosial.

Bagi masyarakat Lombok, fenomena ini juga menjadi gambaran bagaimana musik Sasak, gaya berjoget dan ruang publik dapat berpadu menjadi hiburan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.

Untuk sementara, Amaq Bahar mungkin hanya dikenal dari sebuah video joget di CFN Lombok Barat.

Namun di era media sosial, satu momen sederhana bisa menjadi awal sebuah nama dikenal lebih luas.


0 Comments:

  1. No comments yet. Be the first to comment!

Berikan Komentar