Loading...

DETAIL BERITA

  • HOME
  • DETAIL BERITA
News Image
LombokSosmed, Dirilis pada:04 Sep 2026, 21:55 / 2 Komentar

Kisah Inspiratif Moh Samsul Aziz di Lombok Barat, Berbagi Rezeki untuk Anak-Anak yang Membutuhkan

LOMBOK BARAT – Di tengah kehidupan yang penuh dengan berbagai tantangan, masih ada orang-orang yang memilih untuk tidak hanya memikirkan dirinya sendiri, tetapi juga peduli terhadap sesama.

Salah satunya adalah MOH SAMSUL AZIS, sosok yang tergerak untuk berbagi rezeki kepada anak-anak dan berbagai kelompok masyarakat yang membutuhkan di Kabupaten Lombok Barat.

Kepedulian tersebut bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi juga lahir dari pengalaman hidup dan rasa syukur atas rezeki serta kesempatan yang diberikan oleh Sang Pencipta.

Dalam kegiatan berbagi yang dilakukan di wilayah Gerung, Lombok Barat, Moh Samsul Aziz menyiapkan sejumlah bantuan untuk dibagikan kepada mereka yang membutuhkan.

Sejumlah paket bantuan telah disiapkan sebelum kemudian disalurkan. Momen sederhana tersebut menjadi bukti bahwa kepedulian tidak selalu harus menunggu seseorang memiliki kekayaan yang berlimpah.

Bagi Moh Samsul Aziz, melihat kehidupan masyarakat yang berada dalam berbagai keterbatasan memberikan pelajaran yang sangat berharga tentang kehidupan.

Ia melihat bagaimana masih banyak anak-anak dan masyarakat yang membutuhkan perhatian, kasih sayang serta uluran tangan dari orang-orang di sekitarnya.

"Seusia mereka padahal sangat butuh kehangatan keluarga, tapi mereka kuat dan hebat. Anak-anak ini, apalagi anak yang berkebutuhan khusus, mereka sangat hebat dan luar biasa. Tidak pernah mengeluh dan meminta," ungkap Moh Samsul Aziz.

Perjalanan hidup tersebut juga mengingatkannya pada masa-masa sulit yang pernah ia rasakan.

Menurutnya, setiap orang memiliki perjuangan masing-masing. Namun ketika diberikan kelapangan rezeki dan kesempatan, sudah sepatutnya manusia melihat bahwa masih banyak orang lain di luar sana yang membutuhkan bantuan.

"Saya juga sudah pernah merasakan bagaimana pahitnya kehidupan waktu dulu. Pelajaran yang bisa saya ambil, masih banyak di luar sana yang sangat-sangat membutuhkan dan membutuhkan uluran tangan," katanya.

Moh Samsul Aziz mengajak masyarakat untuk tidak mudah pesimis dalam menjalani kehidupan.

Ia menilai, ketika seseorang masih diberikan kesehatan, kesempatan dan rezeki, sudah seharusnya hal tersebut menjadi alasan untuk terus bersyukur.

Menurutnya, kehidupan memiliki jalan dan skenario masing-masing yang telah diatur oleh Sang Pencipta.

"Nah, kita yang sehat begini harusnya jangan pesimis dengan kehidupan ini. Tetap bersyukur dan selalu bersyukur. Dibalik semuanya hidup ini sudah diatur oleh pembuat skenario, yaitu Sang Pencipta," pesannya.

SASARAN KEPEDULIAN

Kegiatan berbagi yang dilakukan Moh Samsul Aziz tidak hanya ditujukan kepada satu kelompok masyarakat.

Ia ingin kepeduliannya dapat menjangkau berbagai kalangan yang benar-benar membutuhkan perhatian dan bantuan.

Sasaran bantuan tersebut di antaranya anak-anak dari keluarga kurang mampu, anak berkebutuhan khusus, penyandang disabilitas, termasuk anak-anak tunanetra.

Selain itu, anak yatim piatu, anak-anak yang terlantar, bahkan bayi yang membutuhkan perhatian dan bantuan juga menjadi bagian dari kelompok yang ingin diperhatikan.

Tidak hanya anak-anak, Moh Samsul Aziz juga ingin membantu para lansia yang membutuhkan kepedulian.

Kelompok masyarakat yang bekerja keras mencari nafkah dengan keterbatasan, seperti tukang sapu jalanan dan masyarakat kecil lainnya, juga menjadi sasaran kepedulian dalam kegiatan berbagi tersebut.

"Anak-anak dan lansia juga ada, sama tukang sapu jalanan. Kalau anak-anak ada yang berkebutuhan khusus, kayak tuna netra. Dari bayi ada juga yang baru tiga bulan. Anak yatim piatu dan terlantar juga menjadi perhatian," demikian gambaran sasaran kepedulian yang ingin dijangkau.

Moh Samsul Aziz berharap kegiatan berbagi tersebut dapat dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.

Ke depan, ia juga memiliki keinginan untuk mengunjungi berbagai panti asuhan yang ada di Pulau Lombok.

"Insyaallah kalau bisa nanti pelan-pelan akan kami kunjungi semua panti asuhan yang ada di Lombok ini, Lombok Barat, Mataram dan lainnya," ungkapnya.

Kisah kepedulian Moh Samsul Aziz ini menjadi pengingat bahwa membantu sesama tidak harus menunggu menjadi orang kaya.

Rezeki yang dimiliki seseorang, sekecil apa pun, dapat menjadi sesuatu yang sangat berarti ketika sebagian darinya dibagikan kepada mereka yang sedang membutuhkan.

Masih banyak anak-anak, lansia, penyandang disabilitas, anak yatim piatu, anak terlantar serta masyarakat kecil lainnya yang membutuhkan perhatian, kasih sayang dan uluran tangan.

Apa yang dilakukan Moh Samsul Aziz diharapkan dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.

Sebab, terkadang kita terlalu sibuk memikirkan apa yang belum kita miliki, hingga lupa bahwa masih banyak orang lain yang sedang berjuang untuk mendapatkan sesuatu yang bagi kita mungkin terlihat sederhana.

Kebaikan tidak selalu harus dalam bentuk yang besar.

Satu paket makanan, satu bantuan kecil, satu perhatian, bahkan satu uluran tangan dapat memberikan kebahagiaan dan harapan bagi seseorang.

Moh Samsul Aziz berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk berbagi dan membantu sesama sesuai dengan kemampuan masing-masing.

"Selagi kita masih bernapas, jangan pernah lelah menjadi orang baik," menjadi pesan yang ingin disampaikan melalui kegiatan berbagi tersebut.

SEMOGA MENGINSPIRASI UNTUK BERBAGI

Kisah Moh Samsul Aziz diharapkan bukan hanya menjadi sebuah cerita tentang seseorang yang memberikan bantuan, tetapi juga menjadi pelajaran bagi banyak orang tentang arti bersyukur.

Ketika seseorang mendapatkan rezeki, mungkin sebagian dari rezeki tersebut dapat menjadi jalan kebahagiaan bagi orang lain.

Karena pada akhirnya, nilai sebuah rezeki bukan hanya terletak pada seberapa banyak yang kita miliki, tetapi juga seberapa besar manfaat yang dapat kita berikan kepada sesama.

Semoga semakin banyak tangan-tangan baik yang tergerak untuk membantu anak-anak, lansia, penyandang disabilitas, anak yatim piatu, anak terlantar dan masyarakat yang sedang membutuhkan.

Mari bersama-sama menjadi bagian dari kebaikan.

Karena rezeki yang kita bagikan mungkin terlihat kecil bagi kita, tetapi bisa menjadi kebahagiaan dan harapan yang besar bagi mereka yang menerimanya.

"SELAGI KITA MASIH BERNAPAS, JANGAN PERNAH LELAH MENJADI ORANG BAIK."


2 Comments:

  1. avatar Julia

    Sangat luar biasa, semoga masih ada orang orang diluar sana yg masih ada rasa kepedulian ke sesama..

  2. avatar Julia

    Sangat luar biasa, semoga masih ada orang orang diluar sana yg masih ada rasa kepedulian ke sesama..

Berikan Komentar